Kamis, 26 Mei 2016

Buah kalimantan

  ini adalah buah Lai, Buah ini anda bisa dapatkan hanya di Kalimantan
 Buah ini Serupa tapi Tak sama dengan buah durian.

                    (www.buahkhaskalimantan.com)

Tidak lengkap jika kunjungan kekalimantan khususnya malinau,samarinda dan balikpapan, bila tidak menikmati sajian Lai, durian lokal Kalimantan.  Begitu kata seorang teman yang mengetahui saya telah bolak balik ke Balikpapan maupun Samarinda untuk tujuan tugas kantor tapi belum sekalipun merasakan buah lokal Kalimantan tersebut.  Pasalnya, dalam setiap kunjungan ke tanah Borneo tersebut selalu saja teman – teman di Balikpapan dan Samarinda mengatakan kalau musimnya Lai belum tiba.  Jadi saya anggap belum beruntung saja.

 
 
              (www.buahkhaskalimantan.com)


Fisiknya sendiri tidak ada bedanya dengan durian kebanyakan.  Namun bila kita cermati, durinya ternyata jauh lebih bersahabat ketimbang durian biasa karena lebih lembut.  Salah seorang teman bahkan sempat menempelkan duri Lai tersebut ke kulit wajahnya, membuktikan kepada saya kalau duri Lai tidak berbahaya.

 
                    (www.buahkhaskalimantan.com)

Lai yang memiliki nama latin Durio Kutejensis (Kutejensis = berasal dari Kutai) sering juga disebut Elai.  Yang paling membuat para penikmatnya takjub adalah warna daging buahnya yang berbeda sekali dengan warna daging buah durian kebanyakan.  Warnanya kuning tua bahkan beberapa ada juga yang oranye muda membuat penikmatnya tidak mampu untuk menahan hasrat untuk mencobanya lagi.

Bagaimana rasanya si durian yang berasal dari Kutai ini?  Sebelum melangkah ke rasa buahnya, saya beritahukan dulu tentang tekstur daging buahnya.  Kalau durian biasa / kebanyakan bertekstur lembut dan cendrung basah, Lai malah kebalikannya.  Anda akan mendapati kalau tekstrur buah khas Kalimantan ini kering dan sedikit liat / keras Legit  Seperti durian biasa yang belum matang / masak.  Aromanya sendiri tidak sekuat durian kebanyakan.   Kbisa dibandingkan fisik Lai dengan Durian Melak.

Bagaimana dengan rasanya ??  Untuk anda penikmat durian rasa Lai tentunya tidak sebanding dengan durian biasa / kebanyakan.  Lai memiliki rasa yang menurut para penikmatnya, kurang nendang bila dibandingkan dengan durian kebanyakan.  Tidak begitu ber-gas dan tidak begitu manis atau pahit sebagaimana rasa durian kebanyakan.  para penikmat kuliner yang pernah mencoba buah ini mengatakan kalau mencicipi Lai ini hingga puluhan biji juga tidak bakal mabuk atau pusing.  Jadi cukup aman bila disantap oleh penderita kolestrol sekalipun.  Begitu katanya.  Saya tidak tahu apakah pendapatnya tersebut berdasarkan hasil penelitian medis atau tidak, namun saya bersyukur sekali di kunjungan saya yang kesekian kalinya ke tanah Borneo ini akhirnya dapat menikmati sajian durian lokal khas Kalimantan, Lai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar